Brainking Plus, Solusi Pengobatan Cerebral Palsy Pada Anak Paling Ampuh

Menyadari akan gejalanya, juga melakukan penanganan serta pengobatan Cerebral Palsy tentu perlu dilakukan sesegera mungkin. Hal itu perlu dilakukan sebelum tingkat keparahan penyakit ini semakin berat dan menyebabkan ia semakin sulit ditangani.

Pengertian Cerebral Palsy (Lumpuh Otak)

Cerebral Palsy lebih akrab dikenal dengan sebutan Lumpuh Otak. Penyakit ini merupakan suatu kondisi dimana otak dan sel saraf mengalami gangguan perkembangan sehingga mempengaruhi fungsi kerja otak, laju belajar, kemampuan berpikir, pengelihatan, pendengaran, serta kinerja otot penderitanya.

Tidak semua penderita Cerebral Palsy mengalami tingkat keparahan yang serupa. Tingkat keparahan penyakit ini dapat berbeda-beda. Sebagian mengalami kondisi yang cukup ringan, dan tak sedikit pula yang mengalami kondisi yang sangat berat.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab utama dari Cerebral Palsy. Beberapa ahli mengatakan bahwa Cerebral Palsy dapat terjadi akibat adanya penyakit, infeksi kesehatan pada ibu hamil, cedera otak pada saat bayi dalam kandungan atau saat melahirkan, akibat bayi terlahir prematur, dan faktor-faktor lainnya.

Ciri-ciri dan Gejala Cerebral Palsy (Lumpuh Otak)

Ada beberapa ciri dan gejala yang bisa dideteksi jika seorang anak menderita gangguan Cerebral Palsy ini. Sering kali, ciri dan gejala Cerebral Palsy akan mulai terlihat sebelum penderitanya berusia 3 tahun. Berikut beberapa ciri dan gejalanya.

#1. Penderita Cerebral Palsy Tidak Mampu Menggerakkan Bagian Tubuh Tertentu (Lumpuh)

Anak-anak yang menderita Cerebral Palsy tidak mampu mengkoordinasikan atau menggerakan anggota tubuh tertentu dengan baik. Contohnya seperti tidak mampu berdiri dengan tegak saat seharusnya sudah mampu berdiri, tidak mampu mengangkat kepalanya sendiri, dan sebagainya.

#2. Penderita Cerebral Palsy Mengalami Kesulitan Dalam Melakukan Aktifitas Fisik Tertentu

Anak-anak yang menderita Cerebral Palsy juga akan mengalami kesulitan saat melakukan beberapa aktifitas fisik tertentu yang seharusnya dapat dilakukan dengan mudah dan dengan sendirinya. Misalnya seperti kesulitan ketika buang air, kesulitan saat makan, atau bahkan kesulitan dalam bernafas.

#3. Penderita Cerebral Palsy Memiliki Kemampuan Kognitif yang Rendah

Sering kali, anak-anak penderita Cerebral Palsy memiliki kemampuan kognitif yang rendah. Akan tetapi ini bukanlah ciri mutlak, sebab beberapa anak penderita Cerebral Palsy dapat tumbuh dan berkembang dengan kemampuan kognitif yang normal.

#4. Penderita Cerebral Palsy Mempunyai Otot yang Kaku atau Sangat Lunglai

Otot-otot pada bagian tertentu, seperti kaki dan bagian lainnya akan terasa kaku. Begitu pula dengan tonus otot yang juga terasa kaku atau justru sebaliknya menjadi sangat lunglai. Sedangkan refleks otot masih normal atau bisa berlebih.

#5. Penderita Cerebral Palsy Mengalami Keterlambatan Dalam Tumbuh Kembangnya

Selain memiliki gangguan pada masalah otot, anak-anak penderita Cerebral Palsy juga mempunyai masalah dalam hal tumbuh kembangnya. Perkembangan otak, sel saraf, dan motoriknya terhambat sehingga sangat berpengaruh pada tumbuh kembangnya.

Pengobatan Cerebral Palsy (Lumpuh Otak)

Brainking Plus, Solusi Pengobatan Cerebral Palsy
Brainking-Indonesia.Com

Dalam dunia medis, obat-obatan kimia untuk penyembuhan Cerebral Palsy masih belum ditemukan. Obat-obatan kimia hanya diberikan sebatas untuk mengurangi gejalanya semata. Namun di sisi lain, obat-obatan kimia jelas akan memberikan banyak dampak negatif, terutama bagi masa depan sang anak.

Oleh karena itu, BRAINKING PLUS hadir sebagai solusi. Jawaban bagi jutaan anak-anak penderita Cerebral Palsy dan Anak Berkebutuhan Khusus lainnya. BRAINKING PLUS satu-satunya pilihan yang terbukti aman dan paling efektif dalam menangani masalah perkembangan otak dan saraf.

Tidak seperti obat-obatan kimia yang berdampak buruk bagi masa depan sang anak, BRAINKING PLUS dibuat dari 100% herbal pilihan yang aman dikonsumsi. BRAINKING PLUS telah menyelamatkan masa depan jutaan anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk dalam pengobatan Cerebral Palsy.

Kenali Gejala Anak Hiperaktif dan ADHD sejak Dini

ADHD merupakan suatu gangguan perkembangan pada anak yang disertai dengan adanya gejala-gejala tertentu seperti hiperaktif dalam beraktifitas. Di Indonesia sendiri, penderita ADHD ini kerap dikenal dengan istilah anak hiperaktif.

Perlu diketahui, pada dasarnya tidak semua anak-anak hiperaktif merupakan penderita ADHD. Namun, anak-anak yang menderita gangguan perkembangan ADHD sudah pasti tergolong ke dalam kategori anak hiperaktif.

Anak hiperaktif dan ADHD termasuk jenis gangguan yang bersifat jangka panjang. Gejalanya akan terus ada, bahkan ketika sang anak tumbuh dewasa. Siapa saja berpotensi mengalami gangguan ini. Namun sering kali ADHD diderita oleh anak-anak yang mempunyai gangguan belajar.

Gejala Anak Hiperaktif dan ADHD

Gejala Anak Hiperaktif dan ADHD
Sumber : Bigthink.Com

Para peneliti mengungkapkan bahwa gejala ADHD yang dialami saat dewasa sebenarnya sudah ada sejak fase kanak-kanak. Selain itu, gejala ADHD juga lebih mudah terdeteksi pada anak-anak ketimbang orang dewasa. Itulah sebabnya mengapa gejala ADHD perlu dikenali sejak dini.

Kadang kala, gejala ADHD yang dialami oleh orang dewasa akan sama seperti gejala ADHD pada anak-anak, namun dengan intensitas yang berbeda tentunya. Biasanya, orang dewasa yang menderita ADHD tidak terlalu tampak hiperaktif, namun ia lebih kesulitan dalam berkonsentrasi.

Untuk mengetahui gejala-gejala anak hiperaktif dan ADHD, kami sengaja merangkum beberapa poin penting mengenai apa saja gejala yang akan terlihat dari seorang anak hiperaktif dan penderita ADHD. Berikut pembahasannya.

#1. Anak Hiperaktif dan Penderita ADHD Kesulitan Dalam Berkonsentrasi

Penderita ADHD, baik anak-anak maupun orang dewasa, biasanya mereka akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi. Pikiran serta perhatian mereka akan dapat dengan mudah teralihkan dengan hal-hal lain di sekitarnya.

Anak-anak hiperaktif yang menderita ADHD biasanya akan sulit untuk diajak berkomunikasi, belajar, dan fokus pada satu aktifitas tertentu. Apa-apa yang ada di sekitarnya selalu saja bisa membuat pikirannya teralihkan dengan begitu mudahnya.

#2. Anak Hiperaktif dan Penderita ADHD Tidak Mau Mematuhi Intruksi

Anak-anak hiperaktif hampir mirip dengan penderita autisme. Mereka seolah-olah memiliki dunianya sendiri. Mereka sering kali akan mengabaikan perintah dan intruksi. Apa-apa yang dilakukannya hanya sesuai dengan keinginannya sendiri.

#3. Anak Hiperaktif dan Penderita ADHD Cenderung Tidak Mendengarkan

Bukan berarti penderita ADHD memiliki gangguan pada indera pendengarannya. Mereka hanya tidak mau untuk mendengarkan pembicaraan. Gejala itu timbul akibat adanya gangguan perkembangan pada fungsi kerja otaknya.

#4. Anak Hiperaktif dan Penderita ADHD Sulit Untuk Diam dan Terlihat Gelisah

Sesuai dengan namanya, anak-anak penderita ADHD tentu merupakan anak-anak yang hiperaktif. Mereka akan kesulitan untuk diam, sekalipun itu hanya 5 atau 10 menit saja. Mereka akan terus bergerak, berbicara, berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, atau memainkan benda-benda di sekitarnya.

Selain itu, anak-anak hiperaktif juga akan terlihat gelisah. Walaupun tidak ada sesuatu yang mengganggunya, mereka akan menunjukan ekspresi gelisah dan tidak tenang. Biasanya itu akan nampak dari raut wajahnya.

#5. Anak Hiperaktif dan Penderita ADHD Tidak Sabar

Gejala lainnya yang dimiliki oleh anak hiperaktif dan penderita ADHD adalah karakternya yang tidak sabar. Dalam melakukan suatu aktifitas, mereka akan selalu terlihat tergesa-gesa. Juga ketika menginginkan sesuatu, mereka akan terlihat begitu ingin segera memilikinya.

Selain kelima gejala tadi, masih banyak lagi gejala-gejala lain yang biasanya terlihat pada anak-anak hiperaktif dan penderita ADHD. Kenali gejalanya sejak dini dan segera lakukan penanganan terbaik agar keadaannya tidak semakin memburuk.

BRAINKING PLUS merupakan solusi terbaik bagi anak-anak hiperaktif dan ADHD. BRAINKING PLUS sendiri adalah produk herbal yang sengaja dibuat untuk mengatasi berbagai masalah perkembangan sel saraf dan otak, seperti ADHD.

Khasiat BRAINKING PLUS telah dibuktikan oleh jutaan testimoni positif. Mereka yang telah mencobanya telah berhasil mengalami perkembangan, bahkan terlepas dari gangguan ADHD atau gangguan-gangguan perkembangan lainnya.

Hanya dapatkan produk asli pada agen resmi seperti kami. Berikan nutrisi terbaik bagi anak Anda demi kelancaran perkembangan dan pertumbuhannya.