Terbukti! Ini Dia Obat Parkinson Paling Ampuh

obat parkinson

Obat Parkinson Paling Ampuh – Parkinson merupakan suatu gangguan yang menyerang saraf pada otak bagian tengah sehingga mengalami degenerasi sel. Akibatnya, penyakit ini akan mempengaruhi pergerakan tubuh secara perlahan.

Penyakit parkinson pada dasarnya mampu menyerang siapa saja. Namun penyakit ini lebih sering ditemukan pada laki-laki yang telah lanjut usia. Saat ini, diperkirakan penderita parkinson dari seluruh dunia mencapai 10 juta jiwa.

Penyebab Penyakit Parkinson

Penyakit parkinson dapat terjadi akibat adanya kerusakan pada sel saraf otak. Kerusakan sel saraf tersebut mengakibatkan otak tidak mampu memproduksi dopamin. Dopamin sendiri merupakan hormon yang berfungsi untuk membantu dalam mengkoordinasikan gerakan tubuh.

Apa yang mengakibatkan sel saraf penghasil dopamin mengalami kerusakan memang belum diketahui secara spesifik. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat memicu terjadinya kerusakan sel saraf tersebut hingga menyebabkan parkinson. Lanjutkan membaca →

Kebiasaan-kebiasaan Buruk Penyebab Pengecilan Otak

Pengecilan Otak
Sumber : Culturedecanted.Com

Pengecilan otak? Mungkin bagi sebagian orang hal ini masih terdengar sangat asing. Namun seperti itulah faktanya. Percaya atau tidak, otak manusia dapat mengalami penyusutan seiring bertambahnya usia. Tentu saja hal itu memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh penderitanya.

Ada beberapa faktor yang berpotensi menjadi penyebab pengecilan otak seseorang. Faktor penyebab tersebut di antaranya adalah penyakit alzheimer, terdapat tekanan yang tinggi dalam kepala, terdapat desakan akibat hidrosefalus, dan sebagainya.

Selain itu, berbagai macam kebiasaan buruk yang sering dilakukan diyakini pula dapat menjadi pemicu terjadinya pengecilan otak. Bahkan akibat kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut, pengecilan otak dapat terjadi di usia yang terbilang muda.

Kebiasaan-kebiasaan Buruk Penyebab Pengecilan Otak

Berikut ini merupakan beberapa kebiasaan buruk yang diyakini mampu menjadi pemicu terjadinya pengecilan otak.

#1. Akibat Stres Berkepanjangan

Orang yang sering merasa stres dan terjadi secara berkepanjangan sangat rentan mengalami pengecilan otak di masa tuanya kelak. Biasakan diri Anda untuk lebih tenang dalam menghadapi berbagai masalah maupun tekanan demi kesehatan otak Anda.

#2. Sering Begadang

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa otak manusia tidak berhenti bekerja di saat pemiliknya tertidur. Akan tetapi, otak yang dipaksakan untuk bekerja dalam keadaan sadar berdampak buruk bagi kesehatannya. Karena itulah orang-orang yang sering begadang berpotensi volume otaknya menyusut.

#3. Akibat Radiasi Ponsel

Penggunaan ponsel saat ini memang telah menjadi kebutuhan yang sangat penting. Mulai dari menghubungi teman dan kerabat, mencari informasi-informasi aktual, hingga untuk kegiatan yang tidak begitu penting seperti bermain game dan berfoto selfie.

Namun sayangnya, ternyata radiasi yang dipancarkan oleh ponsel sangat berbahaya bagi kesehatan otak. Penyakit-penyakit berbahaya seperti pengecilan otak, demensia, hingga tumor otak dapat disebabkan oleh radiasi ponsel, khususnya smartphone yang banyak digunakan saat ini.

#4. Akibat Jarang Sarapan

Volume otak juga dapat menyusut apabila otak kekurangan nutrisi. Sarapan sangat penting untuk menjaga kadar gula darah pada otak, sehingga otak tidak mengalami kekurangan asupan nutrisi. Selain itu, sarapan secara teratur juga dapat mendorong otak untuk dapat bekerja lebih optimal.

#5. Akibat Kebiasaan Merokok

Merokok jelas merupakan kebiasaan yang sangat merugikan kesehatan tubuh, termasuk otak. Sel saraf pada otak dapat mengalami kerusakan yang parah akibat racun-racun dari rokok. Akibatnya, para perokok berpotensi lebih besar mengalami pengecilan otak.

#6. Akibat Sering Mengkonsumsi Makanan yang Tidak Sehat

Mengkonsumsi berbagai makanan yang tidak sehat atau junk food secara berlebih ternyata memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan tubuh kita. Selain dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti stroke, jantung koroner, kolesterol, dan lain sebagainya, junk food juga dapat mengakibatkan volume otak mengecil.

#7. Akibat Kurang Berolahraga

Selain menjaga kesehatan otot dan sendi, berolahraga secara teratur juga sangat baik bagi kesehatan otak. Mereka yang senantiasa berolahraga dengan cukup akan memiliki kondisi otak yang lebih segar, sehingga dapat bekerja lebih optimal.

Namun, akan menjadi suatu bencana ketika seseorang sangat kurang berolahraga. Selain berbagai macam penyakit mengintai, kurang berolahraga juga dapat memicu pengecilan volume otak. Untuk itu, rutinlah berolahraga setiap dengan durasi dan frekuensi yang cukup. Tidak perlu berlebih dan jangan pula sampai kurang.

***

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang diyakini sebagai faktor pemicu dalam pengecilan otak. Kurangilah aktifitas-aktifitas buruk dan gantilah dengan kebiasaan yang lebih bermanfaat demi kesehatan di masa tua nanti.

Ini Dia Klasifikasi Tingkatan IQ Pada Manusia

Klasifikasi IQ - Tingkatan IQ

Klasifikasi Tingkatan IQ Pada Manusia – Jika tidak terdapat gangguan yang dialaminya, setiap manusia mempunyai kondisi otak yang sama ketika mereka dilahirkan. Namun seiring perkembangannya, berbagai faktor internal maupun eksternal mulai mempengaruhi kinerjanya, termasuk tingkatan IQ yang dimilikinya.

Sederhananya, tingkatan IQ merupakan indikator untuk mengukur kecerdasan intelektual seseorang. Dengan adanya nilai IQ, kecerdasan intelektual yang di antaranya meliputi kemampuan dalam berhitung, berlogika, dan sebagainya dapat terukur.

Namun sayangnya, pemahaman kebanyakan masyarakat mengenai IQ dan jenis kecerdasan lainnya masih sangat kurang. Sehingga, mereka menganggap bahwa nilai IQ adalah segalanya. Jika seseorang memiliki tingkatan IQ yang tergolong rendah, maka ia seolah-olah dianggap “bodoh”.

Padahal pemahaman tersebut merupakan pemahaman yang salah. Tidak ada orang yang dilahirkan bodoh, mereka memiliki potensi dan bakat di bidangnya masing-masing. Jenis kecerdasan itu banyak macamnya. Tidak sedikit mereka yang memiliki IQ rendah, namun sangat cerdas dalam kecerdasan lainnya.

Setiap orang adalah jenius. Namun jika Anda menilai kemampuan ikan dalam memanjat pohon, maka seumur hidup ia akan percaya bahwa dirinya bodoh.

~ Albert Einstein

Klasifikasi Tingkatan IQ Manusia

Mengenai tingkatan IQ sendiri, para ahli mengklasifikasikannya menjadi 10 tingkatan. Dimulai dari tingkatan terendah (Idiot), hingga tingkatan tertinggi (Genius). Berikut pembahasan lengkap mengenai tingkatan-tingkatan IQ.

#1. Tingkatan IQ Idiot (0-29)

Di tingkatan terendah adalah mereka yang memiliki nilai IQ 0 hingga 29. Jangankan masalah akademis, untuk mengurus kebutuhan pribadi saja mereka membutuhkan bantuan dari orang lain. Bahkan untuk berbicara saja mereka tak mampu. Karena kondisinya yang sangat lemah, sering kali mereka yang berada di kategori ini tidak bisa bertahan hidup cukup lama.

#2. Tingkatan IQ Imbecile (30-40)

Kondisi mereka yang tergolong Imbecile sedikit lebih baik dari anak-anak yang tergolong kategori idiot. Namun, karena IQ yang mereka miliki hanya berkisar dari 30 hingga 40 saja, mereka masih membutuhkan pengawasan orang lain untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

#3. Tingkatan IQ Debil / Moron / Mentally Retarted (50-69)

Tingkatan IQ yang ketiga disebut dengan Debil, Moron, atau Mentally retarted. Nilai IQ mereka hanya berkisar antara 50 hingga 69 saja. Anak-anak yang tergolong kategori ini sudah dapat mengikuti pendidikan formal, walaupun masih harus di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memang diperuntukan untuk Anak-anak Berkebutuhan Khusus.

#4. Tingkatan IQ Dull / Bordeline (70-79)

Anak-anak yang berada di tingkatan IQ Dull atau Bordeline sudah tidak dapat digolongkan sebagai kategori terbelakang. Namun karena nilai IQ-nya masih sangat rendah, yakni 70 hingga 79, maka mereka juga belum dapat dikategorikan sebagai anak-anak normal.

#5. Tingkatan IQ Below Avarage / Normal Rendah (80-89)

Tingkatan IQ normal rendah atau Below avarage adalah kategori anak-anak normal, namun berada di posisi terbawah. Nilai IQ golongan ini berkisar antara 80 sampai 89. Biasanya, mereka termasuk anak-anak yang cenderung lambat dalam mengikuti materi pelajaran di sekolah.

#6. Tingkatan IQ Normal Sedang (90-109)

Tingkatan IQ normal sedang merupakan golongan terbanyak dari populasi manusia di dunia. Mereka adalah anak-anak yang memang normal dalam kecerdasannya, tidak tinggi dan tidak rendah pula. Nilai IQnya berada di kisaran 90 hingga 109.

#7. Tingkatan IQ Above Avarage / Normal Tinggi (110-119)

Mereka yang masih tergolong normal, namun cenderung lebih cerdas dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan nilai IQ 110 hingga 119 termasuk golongan normal tinggi atau Above avarage.

#8. Tingkatan IQ Superior / Cerdas (120-129)

Orang-orang yang mempunyai nilai IQ antara 120 sampai 129 digolongkan ke dalam kategori Superior atau cerdas. Mereka adalah orang-orang yang berbakat di bidang akademis dan tergolong mudah dalam mengikuti kegiatan belajar di jenjang pendidikannya.

#9. Tingkatan IQ Gifted / Very Superior / Sangat Cerdas (130-139)

Ada 3 istilah yang digunakan untuk menjuluki orang-orang yang berada di tingkatan IQ peringkat ke sembilan ini, yakni Gifted, Very superior, atau sangat cerdas (di Indonesia). Orang-orang yang berada di kategori ini memiliki nilai IQ yang berkisar antara 130 hingga 139.

#10. Tingkatan IQ Genius (140 ke Atas)

Tingkatan IQ tertinggi dikenal dengan sebutan jenius. Orang-orang yang termasuk kategori ini mempunyai nilai IQ 140 ke atas. Beberapa tokoh dunia yang berada di tingkatan IQ ini di antaranya Albert Einstein, B.J. Habibie, Thomas Alva Edison, dan masih banyak lagi.

Penyebab, Gejala, Serta Penanganan Demensia Pada Lansia

Penanganan Demensia Pada Lansia

 

Penyebab, Gejala, Serta Penanganan Demensia Pada Lansia – Demensia pada lansia merupakan salah satu sindrom yang mengakibatkan penurunan kinerja otak pada usia lanjut. Sindrom ini dapat mempengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir berkurang, kecerdasan mental menurun, sulit dalam memahami bahasa, dan lain sebagainya.

Walaupun semasa hidupnya normal, namun ketika demensia ini menyerang, maka penderitanya akan mengalami perubahan dan penurunan dalam banyak hal. Sehingga, penderita demensia membutuhkan orang lain untuk membantu mengurus segala kebutuhannya.

Penderita demensia akan terlihat seperti anak-anak berkebutuhan khusus, namun terjadi ketika mereka dewasa, bahkan lanjut usia. Penderitanya akan mengalami depresi, suasana hati serta tingkah laku yang berubah, berhalusinasi, dan semakin sulit bersosialisasi.

Perlu diketahui pula sebelumnya, terjadi penurunan fungsi kerja otak dan daya ingat belum tentu diakibatkan karena demensia. Sebab pada usia lanjut, fungsi kerja otak memang sudah wajar apabila mengalami penurunan. Ada baiknya untuk memeriksakan kondisinya ke dokter terlebih dahulu.

Penyebab Demensia Pada Lansia

Secara umum, demensia pada lansia disebabkan akibat adanya kerusakan pada sel saraf otak. Dengan begitu, kemampuan komunikasi antara sel saraf yang satu dengan yang lainnya akan berkurang. Akibatnya, muncul gejala sesuai dengan area otak yang rusak.

Ada beberapa faktor yang diduga dapat memicu terjadinya demensia pada lansia. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

#1. Faktor Genetik

Demensia akan lebih mudah menyerang seseorang yang memiliki riwayat keturunan penderita demensia pula. Akan tetapi, bukan berarti seluruh keturunan dari seorang penderita demensia akan menderita hal yang sama.

#2. Faktor Usia

Pada usia lanjut, sudah merupakan hal yang wajar ketika fungsi kerja otak mengalami penurunan. Sel-sel saraf pada otak akan mengalami penyusutan sehingga semakin rentan terserang penyakit demensia ini.

#3. Akibat Alkohol dan Obat-obatan

Mengkonsumsi alkohol, obat pereda rasa sakit yang dikonsumsi secara terus menerus, serta obat-obatan terlarang dapat menjadi pemicu terjadinya demensia pada lansia. Zat kimia yang dikonsumsi dapat menyumbat aliran darah yang membawa oksigen ke otak sehingga mengakibatkan bergam malapetaka.

Gejala Demensia Pada Lansia

Ada beberapa gejala yang akan terlihat ketika seseorang menderita penyakit demensia. Gejala-gejala tersebut juga dapat digolongkan menjadi dua jenis, yakni gejala dari segi psikologis dan gejala dari segi kognitif.

#1. Gejala Demensia Pada Lansia dari Segi Psikologis

  • Penderitanya merasa gelisah dan tidak tenang.
  • Terlihat depresi.
  • Terjadi perubahan tingkah laku dan emosi.
  • Penderitanya juga mengalami paranoid (merasa ketakutan).
  • Mengalami halusinasi.

#2. Gejala Demensia Pada Lansia dari Segi Kognitif

  • Mengalami hilang ingatan dan daya ingat menurun.
  • Kesulitan dalam mengolah bahasa, berbicara, dan berkomunikasi.
  • Menjadi sulit fokus.
  • Ragu dalam menilai keadaan dan mengambil keputusan.
  • Tidak bisa merencanakan sesuatu dan menyelesaikan masalah sendiri.
  • Kesulitan dalam mengontrol pergerakan tubuh.
  • Terlihat kebingungan.

Penanganan Demensia Pada Lansia Dengan Brainking Plus

Brainking Plus (Sekarang berubah nama menjadi BKING) merupakan produk herbal yang berfungsi untuk menangani berbagai masalah kesehatan otak dan saraf. Khasiat Brainking Plus sudah tidak dapat diragukan lagi. Selama lebih dari 10 tahun, Brainking Plus telah menangani berbagai masalah dan memberikan hasil yang positif.

Brainking Plus terbuat dari 100% bahan-bahan alami pilihan yang terjamin kualitas dan khasiatnya. Sehingga, selain sangat membantu dalam pengobatan beragam penyakit, produk ini juga tentunya aman dikonsumsi. Sebuah terobosan alternatif pengganti obat-obatan kimia yang membawa banyak efek samping.

Dalam penanganan Demensia pada lansia, Brainking Plus telah terbukti dan memiliki banyak testimoni. Brainking Plus juga sangat cocok untuk menangani masalah serupa. Mulai dari kepikunan biasa hingga alzheimer, semuanya dapat ditangani dengan Brainking Plus.

Tak hanya itu saja, Brainking Plus juga sangat baik untuk berbagai masalah otak lainnya. Brainking Plus sangat berkhasiat untuk menangani Anak Berkebutuhan Khusus seperti autisme dan anak hiperaktif. Brainking Plus juga sangat efektif dalam mengobati berbagai penyakit, seperti stroke, diabetes dan sebagainya.

Sadar Maupun Tidak, Inilah 5 Kebiasaan Yang Sangat Merusak Otak

Kebiasaan Yang Merusak Otak

Kebiasaan Yang Merusak Otak Yang Tidak Kita Sadari – Bisa dikatakan, otak merupakan organ tubuh paling penting bagi manusia. Segala aktifitas, baik yang paling sederhana hingga yang paling kompleks, semuanya dapat dikontrol secara sadar maupun tidak dengan adanya otak.

Demi mengoptimalkan fungsi kerja otak serta menjaga kesehatannya, aktifitas yang kita lakukan sehari-hari tentu perlu diperhatikan. Ada aktifitas-aktifitas yang perlu dilakukan, dan ada pula aktifitas-aktifitas atau kebiasaan yang justru sebaiknya dihindari.

Melakukan kebiasaan tertentu demi mengoptimalkan fungsi kerja serta kesehatan otak mungkin sudah menjadi hal yang banyak, bahkan sering dilakukan. Mereka berlomba-lomba melakukan yang terbaik agar lebih baik dalam berpikir, konsentrasi, fokus, dan sebagainya.

Namun sayangnya, kadang kita melupakan satu hal yang tak kalah penting. Terkadang, banyak orang yang kurang memperhatikan kebiasaan-kebiasaan yang sebenarnya sangat merusak otak. Tentu akan percuma saja jika kita melakukan sesuatu yang baik bagi otak, namun tetap “merusaknya” dengan aktifitas tertentu.

Untuk mengantisipasi aktifitas atau kebiasaan-kebiasaan yang merusak otak, sebaiknya kita perlu mengetahui terlebih dahulu kebiasaan apa saja yang berpotensi merusak fungsi kerja dan kesehatan otak kita. Berikut pembahasannya.

#1. Begadang dan Kurang Tidur Jelas Menurunkan Kualitas Fungsi Kerja Otak

Begadang merupakan salah satu kebiasaan yang merusak otak yang sebaiknya dihindari. Alasannya, jika seseorang kurang mendapatkan waktu tidur yang cukup, maka akan mempengaruhi sel-sel dalam otak, bahkan hingga menyebabkan kematian sel-sel tersebut.

Memang benar bahwa otak tidak sepenuhnya beristirahat ketika kita tidur. Akan tetapi, saat kita tertidur, otak dapat menghentikan sejenak aktifitas yang kita lakukan di saat kita dalam keadaan sadar. Itulah sebabnya mengapa kita merasa cepat lelah dan mempunyai mood yang buruk setelah begadang.

Oleh sebab itu, mencukupkan waktu tidur di malam hari adalah hal yang sangat penting. Waktu tidur yang baik bagi orang dewasa adalah sekitar 8 jam per harinya. Akan lebih baik lagi jika kita menyediakan waktu untuk tidur siang, sekalipun itu hanya 10 menit saja.

#2. Meninggalkan Sarapan Pagi Juga Ternyata Merupakan Kebiasaan Yang Merusak Otak

Waktu masuk kerja yang terlalu pagi, jam masuk sekolah yang terlalu dini, ditambah lagi dengan kemacetan di jalan yang sulit dihindari, terkadang menjadi alasan utama untuk meninggalkan sarapan di pagi hari.

Padahal, meninggalkan sarapan pagi bukanlah kebiasaan yang bisa disepelekan. Berkat sarapan, energi yang kita butuhkan untuk memulai hari dapat terpenuhi. Lantas apa jadinya jika masalah sarapan diabaikan begitu saja?

Mengkonsumsi makanan sarapan akan meningkatkan kualitas kinerja, memperbaiki kondisi hati, hingga meningkatkan daya tahan terhadap polusi dan penyakit. Sedangkan melewatkannya, akan membuat kita kekurangan energi, sulit berkonsentrasi, dan membawa dampak negatif bagi aktifitas sehari-hari.

#3. Kebiasaan Makan Berlebih Bukanlah Hal yang Baik Bagi Kesehatan Otak

Perlu diketahui, makan dalam porsi berlebih menjadi sumber penyebab akumulasi zat sisa dalam bentuk lemak jahat dan mengerasnya pembuluh darah arteri pada otak. Hal itu akan mempengaruhi penurunan kekuatan mental seseorang.

Sebuah penelitian di  Universitas Vanderbilt pernah mengungkapkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan berlemak secara berlebihan dan terus-menerus sangat berpotensi mengalami kerusakan pada otak.

#4. Merokok Sangat Merusak Otak

Mungkin karena sudah menjadi candu, kebanyakan orang tidak mempedulikan bahaya dari rokok. Padahal, ini juga merupakan salah satu kebiasaan yang merusak otak. Tak hanya berbahaya bagi kesehatan paru-paru saja, rokok juga ternyata berbahaya bagi kesehatan otak. Wajar saja mengingat rokok terdiri dari berbagai macam racun yang bervariasi.

#5. Minuman Keras dan Beralkohol Juga Merupakan Perusak Otak dan Tubuh Pengkonsumsinya

Miras, bir, serta minuman beralkohol lainnya merupakan minuman yang sangat merusak kesehatan tubuh orang yang mengkonsumsinya. Alkohol dapat dengan mudah menghancurkan sel-sel saraf, jantung, hati, dan organ penting lainnya.

Lebih dari itu, minuman beralkohol juga memiliki dampak negatif yang amat besar bagi otak. Terlambatnya waktu reaksi hingga gangguan pada memori merupakan salah satu dampak buruk dari minuman “perusak” ini.

7 Teknik Rahasia Meningkatkan Daya Ingat dan Konsentrasi

Daya ingat merupakan salah satu kemampuan terbaik bagi makhluk hidup, terutama manusia. Dengan adanya daya ingat yang baik, kita bisa mengetahui banyak hal. Mulai dari yang sederhana seperti mengingat nama, lokasi, dan waktu, hingga hal-hal yang terbilang kompleks seperti menghafal rumus atau menghafal Al-Qur’an.

Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan daya ingatnya. Di samping banyaknya orang-orang yang mempunyai daya ingat luar biasa, ternyata ada pula orang-orang yang kesulitan dalam mengingat atau bahkan mudah terlupa akan suatu hal.

Lalu, bagaimana cara mengatasi masalah ini? Pada artikel kali ini, kita akan sedikit membahas mengenai hal-hal atau kebiasaan yang ternyata terbukti mampu meningkatkan daya ingat seseorang. Berikut pembahasan selengkapnya.

#1. Selalu Mempelajari Hal Baru

Cara Meningkatkan Daya Ingat dengan Mempelajari Hal Baru
Pixabay

Otak manusia memang telah dirancang untuk terus belajar dan belajar. Performa otak seseorang akan semakin teruji apabila ia semakin sering mengasahnya. Dengan begitu, otak kita akan terbiasa untuk mengingat berbagai macam hal, bahkan suatu hal yang rumit sekalipun.

Mengikuti kegiatan belajar mengajar di bangku sekolah atau perguruan tinggi hanyalah satu di antara jutaan jalan untuk belajar. Jangan terpaku pada hal itu saja. Membaca buku, menyerap informasi dari internet, dan berbagai cara belajar lainnya pun bisa Anda lakukan.

#2. Mnemonics Devices

Cara Meningkatkan Daya Ingat dengan Mnemonics Devices
YouTube

Mudahnya, Mnemonics devices merupakan teknik mengingat suatu hal dengan petunjuk yang kita buat. Misalnya ketika menghafal suatu istilah atau kalimat yang rumit, kita membuat singkatan yang tidak asing bagi kita, sehingga mudah untuk diingat.

Tidak mesti seperti itu saja, Mnemonics devices juga dapat dilakukan dengan berbagai cara lainnya. Misalnya seperti mengingat suatu hal dengan menghubungkannya dengan kata-kata tertentu atau membuat cerita imajinasi untuk mengingat hal-hal yang berurutan.

#3. Menjalin Hubungan Sosial

Cara Meningkatkan Daya Ingat dengan Berinteraksi Sosial
www.theodysseyonline.com

Manusia merupakan makhluk sosial. Berinteraksi serta bercengkerama dengan keluarga, teman, tetangga, dan sebagainya merupakan sesuatu yang amat dibutuhkan. Interaksi sosial yang kurang baik akan menjadi salah satu faktor pemicu stres sehingga akan menurunkan daya ingat seseorang.

Lebih dari itu, hasil penelitian juga menunjukan bahwa interaksi serta hubungan sosial sangat berkaitan erat dengan kesehatan otak dan jantung. Hubungan yang baik dengan keluarga dan sosial berdampak positif pula pada daya ingat seseorang.

#4. Melakukan Latihan Otak dengan Permainan

Cara Meningkatkan Daya Ingat dengan Melatih Otak
usatsneakhype.files.wordpress.com

Terdapat berbagai macam games dan permainan yang akan menjaga mental seseorang tetap aktif dan mempertahankan kemampuan kognitif. Di antaranya adalah catur, rubik, teka teki silang, sudoku, dan berbagai permainan lainnya.

#5. Tidur yang Cukup, Tidak Kurang dan Tidak Berlebih

Cara Meningkatkan Daya Ingat dengan Tidur yang Cukup
www.jiff.com

Masalah tidur sering kali disepelekan oleh kebanyakan orang. Di satu sisi banyak orang yang meninggalkan jam tidurnya demi kegiatan yang kurang bermanfaat, di sisi lain banyak pula orang yang menghabiskan hari-harinya dengan tidur yang kelewatan.

Waktu tidur yang baik bagi orang dewasa sekitar 7 sampai 9 jam sehari. Menyisihkan waktu untuk tidur siang juga sangat diperlukan sekalipun itu hanya 10 menit dalam sehari. Kualitas tidur yang baik akan sangat mempengaruhi kinerja otak seseorang.

#6. Pola Makan yang Baik

Cara Meningkatkan Daya Ingat dengan Mengontrol Pola Makan
elive.com.ua

Sama seperti tidur, soal makan pun tidak boleh berlebih dan jangan sampai terlambat. Selain itu, cobalah untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang baik untuk kesehatan otak dan daya ingat, seperti ikan salmon, ikan kembung, cokelat, kacang-kacangan, dan sebagainya.

#7. Mengkonsumsi Brainking Plus

Minum Brainking Plus untuk Meningkatkan Daya Ingat
Dokumen Pribadi

Brainking Plus merupakan nutrisi terbaik bagi otak manusia, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Bukan hanya meningkatkan daya ingat semata, Brainking Plus akan mengoptimalkan kinerja otak secara sempurna.

Banyaknya testimoni telah menjadi bukti nyata bahwa Brainking Plus merupakan produk herbal yang luar biasa bagi otak manusia. Daya ingat, konsentrasi, dan kecerdasan akan meningkatkan berkat asupan nutrisi dari Brainking Plus.

Tak hanya itu saja, Brainking Plus juga sangat bermanfaat dalam mengatasi berbagai macam penyakit, terutama masalah pada otak. Bahkan, Brainking Plus juga telah berhasil menjadi solusi bagi anak-anak penderita autis, hiperaktif, serta anak-anak berkebutuhan khusus lainnya.

Inilah 13 Makanan Terbaik Untuk Meningkatkan Kecerdasan Otak

makanan untuk kecerdasan

Setiap orang tua tentu mendambakan memiliki anak yang sehat dan cerdas. Harapan inilah yang mendorong kita sebagai orang tua tidak segan-segan mengeluarkan banyak biaya untuk memasukkan anak-anak kita ke sekolah-sekolah terbaik, memberikan pelajaran tambahan, mengikutkan mereka di tempat-tempat les dan bimbel terbaik, dan lain sebagainya.

Sayangnya, sekedar memberikan masukan pelajaran tidaklah cukup bagi anak kita untuk bisa tumbuh dan berkembang sesuai harapan. Faktanya, banyak anak-anak yang justru menjadi mogok dan prestasinya terus menurun.

Selama ini, kita sebagai orang tua seringkali menyederhanakan masalah dengan pemahaman tentang ‘rajin pangkal pandai’. Tidak salah, memang. Namun hal itu tentu berlaku bila otak anak juga dipenuhi kebutuhan nutrisinya.

Otak anak memiliki pekerjaan yang sangat berat dan kompleks. Energi yang dibutuhkan oleh otak seorang anak diperkirakan mencapai 30% kebutuhan energi untuk seluruh tubuhnya. Karena itu, pastikan Anda memberikan asupan makanan yang menunjang hal tersebut. Apa yang anak Anda konsumsi akan mempengaruhi fokus dan kemampuan kognitifnya. Nutrisi bagi anak sama pentingnya seperti halnya belajar dan bermain. Kekurangan nutrisi penting akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan otaknya di kemudian hari.

Berikut adalah jenis-jenis makanan yang sangat baik untuk perkembangan otak buah hati Anda:

1. Pegagan

Pegagan adalah sejenis tanaman yang biasa digunakan sebagai lalapan. Orang tua kita dahulu mengenal pegagan sebagai makanan yang sangat berkhasiat untuk meningkatkan kecerdasan.

2. Telur

Telur merupakan bahan makanan yang kaya akan protein dan mengandung kolin, omega-3, seng, serta lutein yang membantu anak berkonsentrasi lebih baik.

3. Yoghurt

Yoghurt merupakan salah satu bentuk olahan susu yang biasanya sangat disukai anak-anak. Kandungan lemak dan protein dalam yoghurt baik untuk pembuatan selubung sel saraf pada otak yang berperan menerima dan mengirimkan informasi.

4. Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, buncis, kubis, dan lain-lain kaya akan asam folat dan berbagai vitamin lainnya. Nutrisi tersebut penting untuk memperkuat memori dan mencegah demensia pada masa tua.

Sayangnya, kebanyakan anak memang tidak begitu menyukai sayuran. Agar disukai anak, Anda dapat menyajikan sayuran bersama dengan makanan lain, seperti bakso, telur, pizza, dan lain-lain.

5. Kembang Kol Ungu

Kembang kol ungu merupakan jenis sayuran yang rendah lemak namun kaya akan serat, asam folat, dan vitamin B6 yang membantu pengaturan emosi, memori, dan fokus.

6. Ikan

Ikan kaya akan vitamin D dan omega-3, yang berfungsi melindungi otak dari penurunan kemampuan kognitif dan demensia. Beberapa jenis ikan yang dapat Anda pilih adalah salmon, tuna, dan sarden.

7. Daging Rendah Lemak

Lemak dalam daging dapat menyimpan pestisida atau antibiotik yang biasanya ikut terserap ke dalam daging hewan. Oleh karena itu, pilihlah daging yang memiliki sedikit lemak, karena zat-zat tersebut dapat berbahaya bagi otak.

8. Kacang dan Biji-Bijian

Makanan ini kaya akan protein, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan otak. Ada banyak pilihan untuk disajikan kepada sang buah hati, seperti kacang tanah, kacang almond, kacang kedelai, kacang merah, dan lain-lain.

9. Oatmeal

Dengan kandungan protein dan serat, makanan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan memori anak. Selain itu, oatmeal juga dapat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

10. Apel

Apel kaya akan serat larut yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Selain itu, buah merah ini juga kaya akan antioksidan yang dapat memerangi penurunan kemampuan kognitif.

11. Kunyit

Kurkuma yang terkandung dalam kunyit dapat membantu pertumbuhan otak. Selain itu, kurkuma juga mencegah terjadinya peradangan dan perkembangan penyakit Alzheimer.

12. Buah Beri

Buah-buahan seperti stroberi, rasberi, blueberry, dan blackberry kaya akan antioksidan yang melindungi selubung sel saraf dari kerusakan. Anda dapat menyajikannya dalam bentuk smoothie atau dicampur dengan oatmeal dan yoghurt.

13. Brainking Plus

Bagi yang kesulitan menyediakan makanan-makanan di atas, maka ada cara yang lebih praktis dan lebih baik fungsinya, yaitu dengan mempergunakan Brainking Plus. Brainking Plus merupakan suplemen nutrisi otak hasil penelitian Dr. Irfan Buchori PhD yang telah teruji selama bertahun-tahun sebagai produk suplemen nutrisi otak dengan kualitas premium. Baca keterangan lebih lanjut mengenai Brainking Plus.

 

Baca Juga :

Ajaib, IQ Gadis Ini Naik 50 Poin Dalam 3 Bulan. Ini Rahasianya.

Prestasi Anak Anda Menurun? Mungkin Ini Penyebabnya

Sebagai orang tua, kita tentu mengharapkan agar anak-anak kita bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Pokoknya, buat masa depan anak, apapun akan diusahakan. Tapi terkadang yang terjadi belum tentu sesuai dengan yang diharapkan.

“Anak saya kok prestasinya gitu-gitu aja ya, malah semakin tertinggal. Padahal sudah dimasukan ke sekolah terbaik, ikut pelajaran tambahan, dipanggilin guru privat ke rumah…. pokoknya semua sudah dicoba. Tapi tetap saja ga berubah. Seperti ga ada semangat belajar. Kenapa ya ?” keluh seorang ibu.

Otak kita merupakan sebuah organ yang luar biasa. Otak kitalah yang mengatur semua aktivitas di tubuh kita, mulai dari fungsi sensorik, motorik, emosi, memori, aktivitas bioritmik, sistem kekebalan tubuh, hingga berfikir dan memutuskan sesuatu.

Para ahli menyatakan, bahwa neokorteks saja, yaitu bagian otak kita yang dipakai untuk berfikir, memiliki sekitar 12 – 15 juta sel saraf atau neuron. Dan masing-masing neuron ini bisa berinteraksi satu sama lain dengan neuron-neuron yang lainnya. Dengan jumlah sel saraf sebanyak ini, maka potensi interaksi yang terjadi di otak kita menjadi sangat luar biasa. Itulah sebabnya, maka para ahli mengatakan bahwa potensi otak manusia normal semuanya sama. Artinya, setiap orang bisa sejenius Albert Einstein, Ibnu Sina, ataupun Habibie. Lanjutkan membaca →

Ajaib, IQ Gadis Ini Naik 50 Poin Dalam 3 Bulan. Ini Rahasianya.

iq meningkat

Sudah menjadi keyakinan umum bahwa IQ seseorang bersifat tetap atau tidak akan berubah. Tapi ternyata hal ini tidak berlaku bagi Lusi (18 tahun).

Menjadi lama sudah seorang pilot merupakan impian yang diidam-idamkan. Dengan tekad yang bulat ia memutuskan untuk mencoba peruntungannya dengan mendaftar sekolah pilot di DPST Tasikmalaya. Namun apa mau dikata, hasil tes IQ dara asal Lampung ini ini menunjukkan skor 67. Sebuah angka yang jauh dari persyaratan.

Seorang kenalannya kemudian menyarankan Lusi untuk konsumsi BRAINKING PLUS. Antara percaya dan tidak percaya, Lusi pun mencobanya.

Menurut penuturannya, ia membeli BRAINKING PLUS pada hari kamis, dan baru mulai mengkonsumsinya pada hari Jum’at. Keesokan harinya, pada hari Sabtu, mulai ada reaksi. Kepalanya mulai terasa cekot-cekot dan terus berlangsung selama 2 hari. Sang kenalan menganjurkan untuk melanjutkan konsumsi BRAINKING PLUS, namun memperbanyak minum air putih. Alhamdulillah rasa nyeri di kepala itu berangsur-angsur menghilang.

Tes IQ Lusi Meningkat Dari 67 Ke 117

Selang beberapa hari, yaitu hari rabu, Lusi kembali melakukan tes. Di luar dugaan, hasil tesnya membaik menjadi 96.

Melihat perkembangan yang menggembirakan itu, Lusi memutuskan untuk melanjutkan konsumsi BRAINKING PLUS selama 3 bulan seperti yang disarankan.

Selang 3 bulan kemudian, Lusi kembali melakukan tes. Hasilnya di luar dugaan: IQ Lusi meningkat menjadi 117, dan iapun diterima di sekolah yang diidamkannya itu.

Lanjutkan membaca →

Hati-Hati !! Banyak Mengkonsumsi Gula Bisa Menyebabkan Kerusakan Otak

bahaya gula bagi otak - brainking plus

Siapa sih di antara kita yang tidak mengenal gula? Si putih manis ini memang merupakan bahan makanan favorit bagi banyak orang, terutama anak-anak. Namun tahukah Anda bahwa konsumsi gula dalam jumlah banyak berbahaya bagi otak? Para ilmuwan menemukan bahwa gula ternyata bisa menyebabkan kerusakan otak yang sama besarnya dengan stres berat di masa kecil dan tindak kekerasan anak.

Para peneliti menemukan bahwa konsumsi gula dalam jumlah banyak secara terus menerus selama bertahun-tahun ternyata memicu perubahan pada hippocampus. Yang mengejutkan, perubahan yang terjadi ini ternyata mirip dengan perubahan yang diakibatkan oleh stres.

Hippocampus sendiri adalah sebuah area di otak kita yang sangat erat kaitannya dengan memori. Dengan demikian, gangguan pada hippocampus tentu akan mengakibatkan gangguan memori pula.

Bila kesimpulan ini benar, maka Anda tentu dapat membayangkan betapa besar bahayanya bagi masa depan anak-anak kita bila kita tidak segera mengontrol kesukaan mereka akan gula bukan ?

Penemuan mengenai dampak negatif dari konsumsi gula ini mendorong para ilmuwan mulai melakukan serangkaian penelitian.

Beberapa waktu yang lalu, gula biasanya diasosiasikan dengan penyakit diabetes. Penemuan terbaru memperlihatkan bahaya lain yang tidak kalah hebatnya dari konsumsi gula yang berlebihan, yaitu kerusakan otak.

Apa hasil penelitan mereka dan bagaimana kesimpulannya ?

Baca Selanjutnya >>>